Informasi kredit dan bisnis reputasi
Bank yang memberikan pinjaman atau mendiskontokan wesel membutuhkan informasi tentang kelayakan kredit para peminjamnya. Bank-bank privat Basel memperoleh informasi ini melalui pengalaman mereka sendiri, melalui jaringan Daig, melalui koresponden mereka, dan melalui penyelidikan di kalangan pedagang. Pada abad ke-19, seiring pertumbuhan perdagangan dan bertambahnya jumlah pedagang dan firma, sistem informal ini menjadi tidak memadai. Muncullah suatu usaha baru: lembaga informasi kredit komersial, yang menghimpun informasi tentang kelayakan kredit para pedagang dan menjualnya kepada pelanggan.
Lembaga-lembaga informasi kredit komersial pertama didirikan pada tahun 1840-an: Mercantile Agency di New York pada 1841, yang kemudian menjadi Dun & Bradstreet, serta lembaga-lembaga serupa di London dan di Benua Eropa. Di Swiss, lembaga-lembaga informasi kredit didirikan pada paruh kedua abad ke-19. Usaha ini kemudian berkembang menjadi industri pelaporan kredit dan penagihan utang modern.1
Lembaga informasi kredit mengubah informasi tentang reputasi menjadi sebuah komoditas. Bankir privat yang mengenal nasabahnya secara pribadi dan mengandalkan pendapat rekan-rekannya digantikan, untuk banyak keperluan, oleh sebuah laporan yang merangkum keadaan keuangan, riwayat usaha, dan perilaku pembayaran suatu firma. Lembaga pemeringkat kredit abad ke-20, yang menilai kelayakan kredit negara dan perusahaan besar dan yang peringkatnya digunakan oleh investor dan regulator di seluruh dunia, merupakan pewaris perkembangan ini. Peran lembaga pemeringkat dalam krisis keuangan 2008, ketika mereka memberikan peringkat tinggi kepada efek-efek yang kemudian gagal bayar, berujung pada pengaturan mereka di Amerika Serikat, Uni Eropa (UE/EU), dan, dalam tingkat yang lebih rendah, di Swiss.2
Hukum perlindungan data modern membatasi pengumpulan dan penggunaan informasi kredit tentang orang perseorangan. Undang-Undang Federal tentang Perlindungan Data (FADP) Swiss, misalnya, menetapkan syarat-syarat bagi pemrosesan data pribadi untuk tujuan penilaian kelayakan kredit.3 Keseimbangan antara kebutuhan pemberi pinjaman akan informasi dan hak peminjam atas privasi, yang tidak perlu dipertimbangkan oleh lembaga-lembaga informasi kredit abad ke-19, merupakan pertanyaan utama dalam regulasi keuangan modern.
Catatan
- Mengenai sejarah lembaga pelaporan kredit komersial (Mercantile Agency, New York, 1841; kemudian Dun & Bradstreet) dan perkembangannya di Eropa dan Swiss, lihat literatur tentang sejarah informasi kredit. Perlu diverifikasi. ↩
- Mengenai pengaturan lembaga pemeringkat kredit setelah 2008 (Dodd-Frank Act Amerika Serikat; Regulasi UE (EC) No 1060/2009) dan pengakuan lembaga pemeringkat oleh Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) untuk keperluan pengawasan, lihat peraturan perundang-undangan terkait dan publikasi FINMA. Perlu diverifikasi. ↩
- Pasal 31 ayat (2) huruf c FADP (SR 235.1) tentang kepentingan yang lebih tinggi dalam pemrosesan data pribadi untuk penilaian kelayakan kredit, dengan syarat-syarat tertentu. Perlu diverifikasi. ↩
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.