Pengawasan federal atas asuransi
Pertumbuhan industri asuransi menimbulkan persoalan perlindungan konsumen. Asuransi adalah janji untuk membayar di masa depan: pemegang polis yang membayar premi hari ini bergantung pada kemampuan perusahaan asuransi memenuhi kewajibannya bertahun-tahun atau berdekade-dekade kemudian. Perusahaan asuransi yang memungut premi tidak memadai, menginvestasikan cadangannya secara tidak hati-hati, atau dikelola secara tidak jujur dapat bangkrut dan meninggalkan pemegang polisnya tanpa perlindungan. Pada abad ke-19, beberapa perusahaan asuransi di Swiss dan di luar negeri bangkrut, sementara perusahaan asuransi asing yang beroperasi di Swiss terkadang tidak dapat diandalkan.
Pada 1885, Swiss mengesahkan Undang-Undang Federal tentang Pengawasan Perusahaan Asuransi Swasta, salah satu undang-undang pertama sejenisnya di Eropa. Undang-undang ini mewajibkan perusahaan asuransi yang beroperasi di Swiss memperoleh izin dari Dewan Federal, menyetorkan efek sebagai jaminan atas kewajiban mereka di Swiss, mempublikasikan laporan keuangan, dan tunduk pada pengawasan federal. Kantor Asuransi Federal dibentuk pada 1886 untuk menjalankan pengawasan ini.1 Kantor Asuransi Federal mengawasi perusahaan-perusahaan asuransi hingga 2009, ketika fungsinya dialihkan kepada Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA).
Diperkenalkannya pengawasan asuransi federal sejak dini, setengah abad sebelum pengawasan federal atas bank, mencerminkan sifat khusus asuransi sebagai janji jangka panjang kepada publik. Hal ini juga mencerminkan pengaruh politik perusahaan-perusahaan asuransi Swiss, yang menyambut pengawasan sebagai sarana untuk menyingkirkan pesaing asing yang tidak dapat diandalkan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap produk mereka. Pengawasan asuransi Swiss menjadi model bagi negara-negara lain. Prinsip-prinsipnya tentang perizinan, persyaratan solvabilitas, dan laporan keuangan publik merupakan fondasi regulasi asuransi modern.
Undang-Undang Kontrak Asuransi tahun 1908, yang mengatur hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis, melengkapi kerangka tersebut. Undang-undang ini menetapkan kewajiban pengungkapan pemegang polis, kewajiban perusahaan asuransi, aturan tentang premi, klaim, dan pengakhiran, serta hak penerima manfaat dalam asuransi jiwa. Undang-undang ini direvisi secara substansial pada 2020, yang berlaku sejak 2022, untuk memperkuat perlindungan pemegang polis.2
Catatan
- Undang-Undang Federal tanggal 25 Juni 1885 tentang Pengawasan Perusahaan Swasta di Bidang Asuransi, dan pembentukan Kantor Asuransi Federal pada 1886, lihat sejarah pengawasan asuransi Swiss. Perlu diverifikasi. ↩
- Undang-Undang Federal tanggal 2 April 1908 tentang Kontrak Asuransi (ICA, SR 221.229.1), direvisi dengan perubahan tanggal 19 Juni 2020, berlaku sejak 1 Januari 2022. Perlu diverifikasi. ↩
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.