Pengawasan Asuransi: ISA dan Swiss Solvency Test — kesimpulan
Kesimpulan
Pengawasan asuransi Swiss telah berkembang dari pengawasan federal awal pada tahun 1885 menjadi rezim modern berbasis risiko yang diselenggarakan oleh Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA). Undang-Undang Pengawasan Asuransi tahun 2004, revisinya pada tahun 2024 dan Swiss Solvency Test (SST) membentuk kerangka yang melindungi pemegang polis dengan memadukan persyaratan modal berbasis risiko, aset terikat (tied assets), persyaratan tata kelola dan, sejak tahun 2024, rezim restrukturisasi. SST, yang diperkenalkan sebelum Solvency II, telah membuktikan nilainya dalam krisis keuangan dan pada tahun-tahun suku bunga rendah, meskipun volatilitasnya dan beban perhitungannya dikritik oleh industri. Keputusan kesetaraan Uni Eropa (UE/EU) tahun 2015 dan Berne Financial Services Agreement dengan Britania Raya menjamin akses perusahaan asuransi Swiss ke pasar luar negeri.
Kerangka pengawasan juga membentuk produk yang dapat ditawarkan perusahaan asuransi kepada nasabahnya. Aturan mengenai asuransi jiwa yang memenuhi syarat, aset terikat dan transparansi perantara sangat penting bagi bisnis nasabah privat, di mana asuransi jiwa berfungsi sebagai instrumen perencanaan bagi keluarga-keluarga kaya. Bab berikutnya mengkaji pembungkus asuransi jiwa (life insurance wrapper) bagi nasabah privat, sejarahnya dan penggunaannya di masa kini.
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.