Krisis perbankan tahun 1930-an
Depresi Besar memukul bank-bank Swiss dengan keras. Perjanjian penangguhan membekukan aset mereka di Jerman, runtuhnya perdagangan dunia mengurangi bisnis nasabah industri mereka, dan depresiasi mata uang asing mengurangi nilai aset luar negeri mereka. Di atas semua itu, penarikan simpanan oleh nasabah yang cemas menekan likuiditas mereka. Antara 1930 dan 1935, sejumlah bank Swiss bangkrut atau harus diselamatkan.1 Schweizerische Volksbank, sebuah bank koperasi besar, harus diselamatkan pada 1933 oleh Konfederasi, yang menyetor modal baru. Banque d'Escompte Suisse di Jenewa bangkrut pada 1934. Bank-bank lain melakukan merger atau mengurangi kegiatannya.
Krisis ini melahirkan regulasi federal pertama atas perbankan di Swiss. Sebelum tahun 1930-an, bank hanya diatur oleh ketentuan umum Kitab Undang-Undang Hukum Perikatan Swiss dan oleh perundang-undangan kanton tentang bank tabungan dan bank kanton. Undang-Undang Federal tentang Bank dan Bank Tabungan tanggal 8 November 1934, yang dikenal sebagai Undang-Undang Perbankan, memperkenalkan pengawasan federal atas semua bank oleh otoritas baru, yaitu Komisi Perbankan Federal, yang mulai beroperasi pada 1935. Undang-undang ini mewajibkan bank memperoleh izin, memelihara modal dan likuiditas yang memadai, mempublikasikan laporan keuangan, dan tunduk pada audit eksternal oleh kantor akuntan yang diakui.2
Model pengawasan Swiss, yang mengandalkan auditor eksternal untuk memeriksa bank atas nama otoritas pengawas, merupakan ciri khas sistem ini. Komisi Perbankan Federal adalah otoritas kecil yang tidak memeriksa bank sendiri, tetapi mengandalkan laporan kantor akuntan, yang dibayar oleh bank. Sistem pengawasan ganda ini, yang bertahan hingga abad ke-21, dikritik karena potensi benturan kepentingan dan efektivitasnya yang terbatas. Sistem ini direformasi setelah krisis keuangan 2008 dan pembentukan Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) pada 2009, yang meningkatkan kapasitas pengawasan otoritas itu sendiri sambil mempertahankan peran kantor akuntan.3
Catatan
- Mengenai krisis perbankan Swiss tahun 1930-an, termasuk penyelamatan Schweizerische Volksbank (1933) dan kebangkrutan Banque d'Escompte Suisse di Jenewa (1934), lihat literatur tentang sejarah perbankan Swiss. Perlu diverifikasi. ↩
- Undang-Undang Federal tentang Bank dan Bank Tabungan tanggal 8 November 1934 (Undang-Undang Perbankan, SR 952.0), berlaku sejak 1 Maret 1935; pembentukan Komisi Perbankan Federal (EBK), yang dilebur ke dalam FINMA pada 2009. Perlu diverifikasi. ↩
- Mengenai sistem pengawasan ganda Swiss (otoritas pengawas dan kantor akuntan yang diakui) dan reformasinya setelah pembentukan FINMA pada 2009, lihat publikasi FINMA dan literatur tentang pengawasan keuangan Swiss. Perlu diverifikasi. ↩
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.