Litigasi
Penghapusbukuan tersebut memicu salah satu rangkaian litigasi terbesar dalam sejarah hukum Swiss. Beberapa ribu investor, di antaranya investor institusional, dana lindung nilai (hedge fund), dan nasabah privat bank-bank di Asia dan Eropa, menggugat perintah Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss (FINMA) di hadapan Pengadilan Tata Usaha Federal. Menurut pemberitaan, lebih dari tiga ratus enam puluh permohonan banding diajukan atas nama sekitar tiga ribu penggugat.1 Pengadilan terlebih dahulu harus menyelesaikan masalah-masalah prosedural, termasuk akses terhadap perintah FINMA dan berkas perkara, yang semula diperlakukan FINMA sebagai rahasia.
Dalam putusan sebagian tertanggal 1 Oktober 2025 yang dipublikasikan pada pertengahan bulan tersebut, Pengadilan Tata Usaha Federal menyatakan bahwa penghapusbukuan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang memadai. Menurut ringkasan yang dipublikasikan, pengadilan menyimpulkan bahwa syarat-syarat kontraktual untuk penghapusbukuan tidak terpenuhi. Peristiwa kelayakan usaha (viability event) yang memerlukan penetapan oleh FINMA tidak terpicu dalam bentuk yang disyaratkan, sedangkan dukungan yang diberikan negara berfungsi untuk mengamankan likuiditas dan tidak diberikan untuk memulihkan modal bank. Pengadilan juga menyimpulkan bahwa peraturan darurat tidak dapat menyediakan dasar yang kurang tersebut, karena ketentuan yang memberi wewenang penghapusbukuan tidak cukup spesifik untuk membenarkan campur tangan yang demikian serius terhadap hak milik.2
FINMA mengumumkan akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung Federal, demikian pula UBS dalam kapasitasnya sebagai penerus hukum Credit Suisse. Permohonan banding lain yang masih tertunda ditangguhkan sampai adanya putusan akhir. Secara paralel, kelompok-kelompok investor asing memulai proses terhadap Swiss berdasarkan perjanjian investasi bilateral, dengan dalil bahwa penghapusbukuan tersebut merupakan pengambilalihan (ekspropriasi) tanpa kompensasi.3 Pada saat buku ini naik cetak, Mahkamah Agung Federal belum menjatuhkan putusan akhirnya. Putusannya akan menentukan apakah utang sekitar enam belas miliar franc dihidupkan kembali, yang akan menjadi beban UBS, dan apakah Konfederasi dapat menghadapi tuntutan dalam proses berdasarkan perjanjian investasi.
Litigasi ini juga berpengaruh terhadap reputasi internasional instrumen modal inti tambahan (AT1) Swiss. Apabila Mahkamah Agung Federal menguatkan putusan pengadilan di bawahnya, investor akan menyimpulkan bahwa tatanan hukum Swiss melindungi hak kontraktual mereka bahkan terhadap peraturan darurat Dewan Federal. Apabila Mahkamah membatalkan putusan tersebut, investor akan menyimpulkan bahwa instrumen AT1 Swiss mengandung risiko politik yang tidak terdapat pada instrumen sebanding di tempat lain. Dalam kedua kemungkinan tersebut, peristiwa ini kemungkinan besar akan mengarah pada revisi desain instrumen AT1. Dalam usulannya bulan Juni 2025, Dewan Federal mengusulkan perubahan persyaratan instrumen AT1 bagi bank-bank yang penting secara sistemik. Pada April 2026, Dewan Federal memutuskan untuk menunda perubahan tersebut hingga diskusi internasional mengenai masa depan modal AT1 di Komite Basel mengalami kemajuan.4
Catatan
- Mengenai jumlah permohonan banding (lebih dari 360) dan penggugat (sekitar 3.000) di hadapan Pengadilan Tata Usaha Federal terhadap penghapusbukuan AT1, lihat analisis litigasi yang dipublikasikan oleh kantor-kantor hukum pada November 2025 dan siaran pers Pengadilan Tata Usaha Federal. Angka perlu diverifikasi. ↩
- Pengadilan Tata Usaha Federal, putusan sebagian tanggal 1 Oktober 2025 mengenai penghapusbukuan instrumen AT1 Credit Suisse, dipublikasikan pada Oktober 2025, dan pernyataan FINMA tanggal 15 Oktober 2025 yang mengumumkan bandingnya ke Mahkamah Agung Federal. Nomor perkara dan rincian pertimbangan perlu diverifikasi. ↩
- Mengenai banding FINMA dan UBS ke Mahkamah Agung Federal, penangguhan proses lainnya di hadapan Pengadilan Tata Usaha Federal, dan tuntutan investor asing terhadap Swiss berdasarkan perjanjian investasi, lihat siaran pers FINMA dan UBS serta pers keuangan terkait. Status perlu diverifikasi. ↩
- Mengenai usulan Dewan Federal tanggal 6 Juni 2025 tentang instrumen AT1 bank-bank yang penting secara sistemik dan keputusannya bulan April 2026 untuk menunda perubahan persyaratan AT1 sambil menunggu perkembangan internasional, lihat publikasi Departemen Keuangan Federal. Status perlu diverifikasi. ↩
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.