简体 繁體 日本語 한국어 Bahasa Indonesia Русский Українська English Deutsch Français Español Português Tiếng Việt Türkçe العربية עברית

Penyerahan data karyawan ke Amerika Serikat

Penyidikan Amerika menimbulkan masalah yang melampaui pelindungan nasabah. Untuk bekerja sama dengan Department of Justice, bank-bank yang disidik harus mengungkapkan, di samping data rekening mereka, nama-nama karyawan, manajer aset eksternal, advokat, dan pihak ketiga lainnya yang berurusan dengan nasabah Amerika. Hukum Swiss tidak mengizinkan penyerahan semacam itu tanpa otorisasi. Pasal 271 KUHP Swiss (SCC/StGB) melarang pelaksanaan tindakan untuk kepentingan negara asing di wilayah Swiss, sedangkan hukum pelindungan data melindungi data pribadi karyawan. Pada April 2012, Dewan Federal memberikan otorisasi kepada bank-bank yang bersangkutan untuk menyerahkan data tersebut kepada otoritas Amerika dalam kerangka penyidikan.1

Melalui penyerahan oleh beberapa bank sepanjang 2012, ribuan nama karyawan dan mantan karyawan sampai ke tangan otoritas Amerika. Banyak dari mereka yang bersangkutan baru belakangan mengetahui bahwa nama mereka telah diserahkan, dan sebagian mendapati bahwa mereka tidak lagi dapat bepergian dengan aman ke Amerika Serikat atau ke negara-negara yang memiliki perjanjian ekstradisi. Penyerahan tersebut memicu reaksi keras di kalangan karyawan bank, asosiasi mereka, dan sebagian spektrum politik, yang menuduh bank dan pemerintah mengorbankan staf demi menyelamatkan lembaga. Komisioner Federal untuk Pelindungan Data dan Informasi memeriksa penyerahan tersebut dan mengeluarkan rekomendasi kepada bank-bank yang bersangkutan.2

Kontroversi ini juga membentuk tanggapan politik. Pada Juni 2013, Parlemen menolak undang-undang khusus yang diusulkan oleh Dewan Federal, yang dikenal sebagai Lex USA, yang akan memberikan otorisasi kepada bank-bank untuk bekerja sama dengan program Amerika. Dewan Federal kemudian menggunakan otorisasi individual berdasarkan Pasal 271 KUHP Swiss untuk memungkinkan bank-bank berpartisipasi dalam program bagi bank-bank Swiss. Karyawan yang keberatan atas penyerahan data mereka mengajukan gugatan ke pengadilan perdata dengan bersandar pada hukum pelindungan data. Dalam beberapa perkara, pengadilan memutuskan bahwa karyawan berhak memperoleh informasi tentang penyerahan tersebut dan, tergantung pada keadaannya, bahwa penyerahan nama mereka memerlukan penimbangan kepentingan yang harus dapat dibenarkan oleh bank.3

Peristiwa ini meninggalkan jejak yang mendalam. Peristiwa ini menunjukkan bahwa pelindungan yang diberikan kerahasiaan bank kepada nasabah tidak meluas kepada staf bank itu sendiri ketika kelangsungan hidup bank dipertaruhkan. Bagi banyak karyawan, peristiwa ini mengakhiri keyakinan bahwa pemberi kerja dan negara mereka akan melindungi mereka selama mereka mengikuti instruksi internal. Peristiwa ini juga mengubah budaya internal bank, di mana karyawan menjadi lebih berhati-hati dalam mendokumentasikan peran mereka sendiri dalam bisnis lintas batas dan lebih menuntut instruksi kepatuhan (compliance) yang jelas.

Catatan

  1. Mengenai otorisasi Dewan Federal bulan April 2012 berdasarkan Pasal 271 KUHP Swiss yang mengizinkan bank-bank yang disidik oleh Amerika Serikat menyerahkan kepada US Department of Justice data termasuk nama karyawan dan pihak ketiga, lihat publikasi Departemen Keuangan Federal dan pemberitaan pers. Perlu diverifikasi. ↩
  2. Mengenai penyerahan data karyawan oleh beberapa bank Swiss kepada otoritas Amerika Serikat pada 2012, reaksi para karyawan dan Asosiasi Karyawan Bank Swiss, serta pemeriksaan dan rekomendasi Komisioner Federal untuk Pelindungan Data dan Informasi, lihat pemberitaan pers dan publikasi Komisioner. Status perlu diverifikasi. ↩
  3. Mengenai penolakan “Lex USA” oleh Parlemen Swiss pada Juni 2013, otorisasi selanjutnya berdasarkan Pasal 271 StGB bagi partisipasi bank-bank dalam Program Amerika Serikat, dan proses perdata yang diajukan oleh karyawan bank berdasarkan hukum pelindungan data terhadap penyerahan data mereka (termasuk putusan Mahkamah Agung Federal), lihat catatan resmi federal dan putusan-putusan yang telah dipublikasikan. Status perlu diverifikasi. ↩

Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.

Berencana mendirikan atau mengembangkan usaha di Swiss?

Helvetica Register adalah portal informasi. Portal ini menjelaskan hal-hal yang perlu diketahui oleh perusahaan dan pengusaha dari seluruh dunia, khususnya dari Tiongkok Raya, Asia Tengah dan Kaukasus, kawasan Asia lainnya, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin, untuk berbisnis di Swiss: hukum perusahaan, kontrak komersial, perizinan, perbankan, perpajakan, dan izin tinggal.

Nasihat hukum di Swiss diberikan oleh Ressos Legal, kantor hukum di Zurich yang memberikan nasihat di seluruh bidang hukum Swiss di bawah pimpinan Dr. Alexander Ressos. Informasi lebih lanjut tersedia di www.ressos.ch.

Proyek Anda di Swiss Hubungi Dr. Alexander Ressos Pendirian perusahaan, perjanjian pemegang saham dan perjanjian komersial, akuisisi, perizinan, rekening bank, perpajakan, dan izin tinggal: saya memberikan nasihat mengenai hukum Swiss dan berkoordinasi dengan pengacara Anda di negara asal, serta dengan penasihat hukum setempat di yurisdiksi lain sesuai kebutuhan.