Organisasi Kepabeanan Dunia dan standar internasional
Aturan yang diterapkan di perbatasan Basel dibentuk oleh standar internasional yang dikembangkan jauh dari Sungai Rhein. Organisasi Kepabeanan Dunia di Brussel, yang didirikan pada tahun 1952 sebagai Dewan Kerja Sama Kepabeanan, memelihara Sistem Harmonisasi (Harmonized System), nomenklatur bersama untuk klasifikasi barang yang digunakan oleh hampir semua negara. Organisasi ini juga mengelola Konvensi Kyoto yang Direvisi tentang penyederhanaan dan harmonisasi prosedur kepabeanan serta SAFE Framework of Standards tentang keamanan rantai pasok. Swiss termasuk di antara anggota pendiri organisasi ini dan berpartisipasi aktif dalam kegiatannya. Setiap nomor tarif Swiss, setiap entri daftar pengendalian ekspor yang dikaitkan dengan kode tarif, dan setiap daftar barang prioritas tinggi pada akhirnya bertumpu pada Sistem Harmonisasi.1
Sistem Harmonisasi direvisi kurang lebih setiap lima tahun, terakhir terhitung sejak 1 Januari 2022, dengan edisi berikutnya diperkirakan menjelang akhir dasawarsa ini. Setiap revisi memengaruhi tarif kepabeanan semua negara peserta dan tabel korelasi yang digunakan dalam daftar pengendalian ekspor dan sanksi. Bagi industri farmasi dan kimia, yang menangani sangat banyak zat dan sediaan, revisi-revisi ini memerlukan reklasifikasi yang cermat. Kesalahan dapat mengakibatkan penerapan tarif yang salah, ketentuan asal barang yang salah, atau, di bidang sanksi, kegagalan mengenali produk yang dibatasi. Karena itu, kerja Organisasi Kepabeanan Dunia berdampak langsung pada praktik sehari-hari para spesialis kepabeanan di Basel.2
Impor sementara barang merupakan bidang lain yang diatur oleh konvensi internasional. Sistem Carnet ATA, yang dibentuk oleh Konvensi Kepabeanan tentang Carnet ATA tahun 1961 dan kemudian Konvensi Istanbul tahun 1990, memungkinkan barang diimpor sementara untuk pameran, pekan raya, peralatan profesional, dan contoh barang dagangan tanpa membayar bea atau menyerahkan jaminan. Carnet diterbitkan oleh kamar dagang, yang menjamin pembayaran bea apabila barang tidak diekspor kembali. Bagi sebuah kota yang perekonomiannya sangat bergantung pada pekan raya, dari Mustermesse lama hingga Art Basel, Carnet ATA dan prosedur serupa sangat penting. Karya seni, mesin, dan peralatan masuk ke Swiss selama berlangsungnya pekan raya dan keluar kembali tanpa konsekuensi pajak, asalkan formalitasnya dipatuhi.3
Catatan
- Konvensi tanggal 15 Desember 1950 tentang Pembentukan Dewan Kerja Sama Kepabeanan (SR 0.631.121.2), berlaku sejak 1952; Konvensi Internasional tentang Sistem Harmonisasi Deskripsi dan Pengodean Barang tanggal 14 Juni 1983 (SR 0.632.11); Konvensi Kyoto yang Direvisi tahun 1999. Perlu diverifikasi. ↩
- Mengenai perubahan HS 2022 yang berlaku sejak 1 Januari 2022 dan edisi berikutnya Sistem Harmonisasi, lihat publikasi Organisasi Kepabeanan Dunia. Status perlu diverifikasi. ↩
- Konvensi Kepabeanan tentang Carnet ATA untuk Impor Sementara Barang tanggal 6 Desember 1961 (SR 0.631.244.57); Konvensi tentang Impor Sementara tanggal 26 Juni 1990 (Konvensi Istanbul, SR 0.631.24); mengenai penerbitan Carnet ATA oleh kamar dagang Swiss, lihat publikasi mereka. Perlu diverifikasi. ↩
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.