Hak informasi penerima manfaat terhadap wali amanat dan bank Swiss
Banyak sengketa mengenai trust berawal dari pertanyaan sederhana: apa sebenarnya yang dimiliki trust, dan bagaimana trust itu dikelola? Bagi penerima manfaat di Asia, Timur Tengah, atau Afrika yang aset trust-nya dibukukan di bank Swiss, jawabannya bergantung pada akta trust, hukum yang mengatur trust, dan cara bank Swiss memperlakukan kerahasiaan.
Akta trust menjadi titik awal
Titik awalnya selalu instrumen trust. Banyak akta menetapkan apa yang boleh dilihat oleh penerima manfaat, seperti laporan keuangan tahunan, laporan investasi, atau letter of wishes, dan sebagian akta sengaja membatasi pengungkapan atau menyalurkannya melalui protector. Oleh karena itu, penerima manfaat yang menginginkan informasi sebaiknya memperoleh akta tersebut beserta akta tambahannya sebelum mengambil langkah lain, karena dokumen-dokumen ini membingkai baik permintaan maupun permohonan ke pengadilan di kemudian hari.
Hukum yang mengatur menentukan cakupannya
Swiss tidak memiliki hukum trust domestiknya sendiri. Swiss mengakui trust asing berdasarkan Konvensi Den Haag tentang Trust (Hague Trust Convention) dan ketentuan trust dalam Undang-Undang Federal tentang Hukum Perdata Internasional (Pasal 149a dst. PILA), yang berarti bahwa hak penerima manfaat ditentukan oleh hukum yang dipilih dalam akta, sering kali hukum Inggris atau hukum yurisdiksi offshore. Dalam banyak sistem common law, pengadilan memandang pengungkapan sebagai bagian dari yurisdiksi pengawasannya atas wali amanat (trustee) dan menimbang kepentingan penerima manfaat terhadap kerahasiaan dan kepentingan penerima manfaat lainnya. Penerima manfaat diskresioner mungkin memiliki klaim yang lebih lemah dibandingkan penerima manfaat dengan hak yang tetap, meskipun rinciannya sangat bervariasi antara satu yurisdiksi dengan yurisdiksi lainnya.
Mengapa bank Swiss biasanya menolak
Hubungan kontraktual bank Swiss terjalin dengan nasabahnya, yang dalam struktur trust biasanya adalah wali amanat atau perusahaan dasar (underlying company). Bank wajib memberikan informasi kepada pemegang rekening tersebut dan terikat oleh kerahasiaan bank berdasarkan Undang-Undang Perbankan Swiss (BankA) terhadap semua pihak lain. Oleh karena itu, penerima manfaat yang menyurati bank secara langsung biasanya akan menerima penolakan yang sopan, bahkan apabila penerima manfaat tersebut secara ekonomis jelas berhak atas aset itu. Permintaan akses berdasarkan perlindungan data mungkin menghasilkan data pribadi yang terbatas, tetapi jarang dapat menggantikan rekening koran yang lengkap.
Jalur menuju pengungkapan
Jalur yang lebih efektif pada umumnya melalui wali amanat, yang dapat menginstruksikan bank untuk menyerahkan rekening koran, atau melalui pengadilan yang mengawasi trust berdasarkan hukum yang mengaturnya. Apabila proses hukum sedang berlangsung di luar negeri, pengumpulan alat bukti di Swiss melalui bantuan peradilan mungkin tersedia, dan dalam proses di Swiss pengadilan dapat memerintahkan penyerahan dokumen dengan memperhatikan pertimbangan kerahasiaan. Setiap jalur memiliki waktu dan biayanya sendiri, dan pilihannya perlu dibuat dengan mempertimbangkan sengketa di kemudian hari.
Yang bermanfaat dalam praktik
- Kumpulkan dokumen sejak dini dengan meminta akta trust, perubahannya, dan laporan keuangan terbaru dari wali amanat secara tertulis sebelum hubungan memburuk.
- Periksa hukum yang mengatur karena hukum tersebut menentukan sejauh mana pengadilan akan memerintahkan pengungkapan dan forum mana yang berwenang.
- Tujukan permintaan kepada wali amanat, bukan kepada bank karena bank Swiss dalam sebagian besar kasus hanya akan bertindak atas instruksi pemegang rekeningnya.
Bagaimana Ressos Legal membantu
Penulis memberikan nasihat kepada penerima manfaat dan wali amanat mengenai permintaan informasi terkait trust dengan rekening bank Swiss dan berkoordinasi dengan penasihat hukum di yurisdiksi hukum yang mengatur. Hubungi penulis untuk percakapan awal.
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.