Berakhirnya kerahasiaan nasabah bank terhadap otoritas pajak asing (2008-2018) — ikhtisar dan ringkasan
Dalam satu dasawarsa saja, antara 2008 dan 2018, kerahasiaan bank Swiss kehilangan sebagian besar dayanya terhadap otoritas pajak asing. Perkara UBS di Amerika Serikat, diadopsinya standar OECD tentang pertukaran informasi, program Amerika untuk regularisasi bank-bank Swiss, perjanjian FATCA, dan diperkenalkannya pertukaran informasi secara otomatis telah mengubah secara mendalam pengelolaan kekayaan di Swiss dan di Jenewa. Lembaga-lembaga keuangan harus meregularisasi basis nasabahnya, membayar denda yang terkadang sangat besar, dan menyesuaikan model usahanya. Bab ini menelusuri transformasi tersebut dengan bertumpu pada sumber-sumber yang telah diverifikasi untuk tahap-tahap utamanya, serta menguraikan secara rinci akibatnya bagi pusat keuangan Jenewa.
Dalam lima kalimat
- Sebelum 2008, kerahasiaan bank masih melindungi wajib pajak asing yang sekadar tidak melaporkan asetnya, terlepas dari pengecualian-pengecualian hukum pidana dan perjanjian pajak khusus dengan Amerika Serikat.
- Perkara UBS pada 2009 berujung pada penyerahan data nasabah, denda sebesar USD 780 juta, dan perjanjian yang mencakup 4.450 rekening, sementara Swiss mengadopsi standar OECD.
- Program yang disepakati pada 29 Agustus 2013 memungkinkan bank-bank Swiss menyelesaikan sengketanya dengan Amerika Serikat, yang membuat beberapa rumah bank Jenewa membayar denda, termasuk USD 99,8 juta oleh Lombard Odier dan USD 122,9 juta oleh Pictet.
- FATCA, yang diadopsi pada 2010 dan diterapkan di Swiss sejak 2014, disusul pertukaran informasi secara otomatis yang berlaku sejak 2018, mengakhiri kerahasiaan bank terhadap otoritas pajak asing.
- Pusat keuangan Jenewa meregularisasi basis nasabahnya, mengubah model usahanya, mengalihkan nasabahnya ke kawasan-kawasan baru, dan menanggung biaya kepatuhan yang meningkat.
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.