Peralihan generasi dalam ekonomi kekayaan
Ekonomi kekayaan privat Zug sedang memasuki periode transisi generasi. Keluarga-keluarga yang membangun kekayaannya pada dekade-dekade pascaperang, dalam industri dan usaha perdagangan di kanton tersebut atau di luar negeri, kini mengalihkannya kepada generasi berikutnya. Generasi tersebut sering kali memiliki harapan yang berbeda: minat yang lebih besar pada investasi berkelanjutan dan investasi berdampak (impact investment), pada pasar privat serta pada aset kripto dan Aset Digital, kesediaan yang lebih besar untuk menggunakan teknologi, dan hubungan yang berbeda dengan usaha keluarga. Single family office yang disurvei oleh Universitas St. Gallen mengalokasikan sekitar seperlima asetnya pada ekuitas swasta (private equity), yang mencerminkan pergeseran ke arah investasi langsung pada perusahaan.1
Bagi para profesional di Zug, transisi generasi merupakan risiko sekaligus peluang. Risikonya adalah bahwa generasi berikutnya akan memindahkan kekayaannya kepada penasihat lain, lokasi lain, atau struktur lain. Peluangnya terletak pada nasihat yang dibutuhkan oleh transisi tersebut mengenai suksesi, restrukturisasi kepemilikan keluarga, tata kelola usaha keluarga, dan perancangan strategi investasi baru. Para profesional yang mampu menawarkan nasihat ini akan memperoleh kepercayaan generasi berikutnya. Perpaduan industri kripto, industri pasar privat, ekosistem korporasi, dan lingkungan pajak rendah di kanton ini menempatkannya pada posisi yang baik untuk memenuhi kebutuhan generasi berikutnya dari keluarga-keluarga kaya.
Catatan
- Universitas St. Gallen, “Swiss Single Family Offices”: ekuitas swasta 21 persen dari alokasi aset single family office yang disurvei. ↩
Hanya untuk informasi umum. Artikel ini bukan merupakan nasihat hukum atau pajak, tidak menggantikan nasihat atas kasus individual, dan tidak menimbulkan hubungan antara advokat dan klien. Artikel ini mencerminkan keadaan hukum per Oktober 2026.